Loncat ke konten utama
Sejarah

Berita

cover.png

Kota Kendari Sabet Penghargaan UHC Award 2026

  28 Januari 2026

Kendari, 28 Januari 2026,
Pemerintah Kota Kendari kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang UHC Awards yang digelar oleh BPJS Kesehatan di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Pada tahun ini, sebanyak 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia menerima penghargaan atas komitmen dan keberhasilannya dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan UHC Award 2026 untuk Kota Kendari diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, yang hadir mewakili Wali Kota Kendari.
“Penghargaan ini menandakan bahwa Pemerintah Kota Kendari memiliki komitmen tinggi dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Dengan UHC, layanan kesehatan dapat diakses lebih mudah tanpa kekhawatiran terhadap biaya,” ungkap Amir Hasan. Berdasarkan data per 1 Januari 2026, cakupan kepesertaan JKN di Kota Kendari telah mencapai 99,41 persen atau sebanyak 369.199 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80,13 persen.
Melalui capaian ini, Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah, guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Kendari. Penghargaan UHC Award menjadi bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang dinilai konsisten mendukung perluasan kepesertaan JKN, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara layak, merata, dan berkelanjutan. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program JKN merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjalankan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 
“Program JKN memastikan masyarakat tidak jatuh miskin hanya karena sakit. Ini adalah ikhtiar negara agar seluruh rakyat dapat mengakses layanan kesehatan,” ujar Cak Imin.